The Police Band Terbaik Trio Sepanjang Masa

The Police Band Terbaik Trio Sepanjang Masa

17/06/2021 Off By thepolicJDFa

The Police Band Terbaik Trio Sepanjang Masa – Salah satu kelakuan pentas The Police, pada tour konser reuni mereka pada tahun 2007, hingga tahun 2008. Selaku salah satu luar biasa group trio, The Police, hendak senantiasa dikenang selaku salah satu band rock yang awal kali memasukan faktor nada reggae dalam lagu- lagu mereka. Memanglah perihal sejenis itu tidaklah sesuatu perihal yang terkini di tanah air mereka, Inggris. Group band rock di Inggris, kala itu telah banyak yang memasukan faktor reggae dalam nada mereka, serta pula nada Ska. Julukan The Specials, serta The Madness, jadi pelopor untuk kepopuleran nada ska, serta reggae di Inggris.

thepolicemusic.com Sebaliknya di Amerika, tipe nada ini sedang belum sedemikian itu terkenal. Berasal dari bubar nya band punk Curved Air, si drumer, Stewart Copeland, yang mau lalu meneruskan kiprah nya di bumi nada, setelah itu merekrut seseorang dasar, serta vocalis, Sting, serta seseorang gitaris, Henry Padovani, buat membuat suatu band trio berajaran punk- rock.

Mereka bertiga mulai belajar bersama pada bulan Januari tahun 1977. Namun berlainan dengan band punk- rock mayoritas, trio ini memasukan faktor nada reggae, serta ska pada lagu- lagu mereka, alhasil nada mereka juga jadi sedemikian itu bermacam- macam dengan aksen yang menggelikan. Mereka bertiga telah mulai tampak selaku band pembuka pada konser band- band yang dikala itu telah populer, semacam Cherry Vanilas, dan lain- lain.

Pada bulan April 1977, seseorang badan band Gong, Mike Howlett, mengajak Sting, serta Andy Summers, seseorang gitaris mantan badan, Eric Burdon and The Animals, buat mendirikan band Strontium 90, dengan tujuan buat reuni. Sting, setelah itu mengajak Copeland, buat berasosiasi dengan cetak biru ini. Mereka berempat setelah itu merekam sebagian lagu, salah satunya merupakan tipe dini lagu,” Every Little Thing She Does Is Magic”. Cetak biru ini tidak berjalan lama. Sting, serta Copeland, kembali berasosiasi, serta memustuskan buat mengajak Andy Summers, selaku aksesoris band trio mereka bersama Henry Padovani. Mereka berempat telah mulai mengenakan julukan The Police, pada bulan Juli 1977.

Bersamaan berjalan nya durasi, game gitar Padovani, yang amat terbatas memforsir karir nya bersama The Police, tidak berjalan lama. Sehabis sesuatu tahap rekaman yang kandas pada akhir tahun 1977, Padovani, pergi dari band. Aturan, Stewart Copeland( drum), Sting( bas, vocal), serta Andy Summers( gitar, backing vocal), setelah itu jadi aturan yang lalu bertahan sampai band ini bubar. Bersama The Clash, dikala itu The Police, jadi band kulit putih awal yang berani memasukan faktor nada reggae pada lagu- lagu mereka.

Bergerilya di rute nada underground, menghasilkan trio ini dikala itu, amat kesusahan buat mengait merek rekaman besar. Perihal menarik yang amat istimewa terjalin pada bulan Februari 1978. Trio ini yang dikala itu lagi kekurangan duit ingin saja tampak selaku bintang promosi permen karet Wrigleys Spearmint, dengan ketentuan rambut mereka wajib di semir blonda. Namun siapa yang berpikir kalau performa mereka bertiga dengan berbulu blonda inilah yang setelah itu jadi karakteristik khas mereka.

Milles Copeland III, kakak tertua dari Stewart Copeland, berandil amat besar untuk kelahiran album kesatu The Police,” Outlandos dAmor”, pada tahun 1978. Sehabis mengikuti lagu,” Roxanne”, yang di bawakan si adik bersama band nya, Milles, setelah itu berupaya bertamu ikhwan nya di merek rekaman A&R Records. Upaya si kakak nyatanya tidak percuma, The Police, yang kala itu tidak memiliki administrator, kesimpulannya sukses menghasilkan debut album mereka. Dengan algu harapan,” Roxanne”,” So Lonely”, serta” Cant Stand Losing You”, album ini langsung memperoleh keberhasilan di tanah air mereka. Ajuan buat melebarkan kapak ke Amerika, dengan melangsungkan tour konser ke sebagian kota, tidak di percuma kan oleh trio ini.

Tour konser itu berhasil memperoleh atensi dari penggemar nada rock di Amerika, sekalian mendongkrak pemasaran album mereka di negara mamak sam. Sehabis album itu, beruntun pada tahun 1979, 80, serta 81, The Police, menghasilkan album rekaman mereka, serta semua nya memperoleh keberhasilan, bagus di Inggris, Amerika, serta semua bumi. Keahlian bermusik trio ini telah banyak memperoleh penghargaan. 6 apresiasi Grammy Awards, jadi fakta kongkret untuk kemampuan bermusik mereka yang memanglah luar lazim.

Sting, dengan kerangka balik nya selaku guru Bahasa Inggris, di sekolah menengah ekuivalen SMP, membuat dirinya jadi salah satu inventor lagu yang andal. Lagu- lagu buatan Sting, sarat dengan kesusastraan kesusastraan yang bagus, serta jadi salah satu daya terbanyak yang dipunyai oleh The Police. Sedemikian itu pula dengan 2 personel lain nya, yang ialah musisi yang telah kenyang asam garam, serta di bawa oleh keahlian bermusik yang luar lazim. Sehabis sukses mencapai pucuk keberhasilan pada album ke 5 mereka,” Synchronicity”, pada tahun 1983, mereka memublikasikan pembubaran band The Police, pada tahun 1984.

Visi bermusik tiap- tiap badan nya yang telah tidak dapat di samakan jadi aspek yang membuat band ini tidak bertahan lama. Tiap- tiap badan dari The Police, memanglah mempunyai jalur mereka sendiri untuk bumi yang mereka cintai itu, serta pembubaran diri dengan metode serius jadi opsi terbaik untuk mereka bertiga. Sehabis bubar, tiap- tiap personel The Police, meneruskan karir nada mereka dengan bersolo karir. Sting, jadi yang tersukses pada solo karir nya. Dengan kesuksesan menjual lebih dari 50 juta copy album nya, tidak salah apabila majalah Rollingstone, menaruh mereka pada tangga ke- 70, 100 Bintang film Terbanyak Sejauh Era. Pada tahun 2003, julukan The Police, masuk pada barisan bintang film Rock n Roll terbanyak di Rock n Roll Hall Of Fame. Suatu apresiasi yang amat layak pastinya. Mereka setelah itu sukses jadi bintang film dengan pemasukan terbanyak pada tahun 2008, sehabis melangsungkan tour konser reuni pada tahun 2007, hingga tahun 2008.

Diawali pada bertepatan pada 28 Mei 2007, di Vancouver, serta diakhiri pada bertepatan pada 7 Agustus 2008, di Madison Square Garden, New York, trio ini berhasil meraup pemasukan kotor$ 385. 000. 000. Mereka mengamalkan$ 1. 000. 000, pada orang tua kota New York, buat menolong penanaman sejuta tumbuhan di New York, hingga tahun 2017. Walaupun telah bubar 27 tahun yang kemudian, The Police, telah membagikan suatu yang hendak dikenang sepanjang nya oleh penggemar nada rock hingga bila juga. Long live The Police. Discografi