The Police Dalam Perjalanan Karir Bermusik

The Police Dalam Perjalanan Karir Bermusik

19/06/2021 Off By thepolicJDFa

The Police Dalam Perjalanan Karir Bermusik Kali ini Dtrspot26 hendak mangulas mengenai band new wave awal yang berhasil dengan cara menguntungkan. Bisa jadi kamu udah ngga asing lagi mengikuti julukan THE POLICE kan? Iya mereka merupakan tim nada inventor lagu populer“ ROXANE”. Langsung kita bahas yuks guys..

thepolicemusic.com The Police dibangun pada tahun 1977 di London, Inggris dengan mengangkat jenis Rock. The Police sendiri dibuat oleh drumer kelahiran Amerika, Stewart Copeland sehabis band Curved Air nya bubar pada tahun 1977. Copeland sendiri membutuhkan membuat band trio buat turut berperan dalam memeriahkan bumi nada punk rock diinggris kala itu.

Stewart Copland bersama 2 sahabat lainya, ialah String si vocalis sekalian bassis serta Henry Padovani si gitaris mulai belajar bersama pada dini tahun 1977 persisnya pada bulan Januari, dari situlah dini terjadinya The Police. Setelah itu band itu sukses menghasilkan single awal The Police yang bertajuk“ Fall Out” pada akhir bulan January, serta pada bulan Febuarinya single kedua sukses diluncurkan dengan kepala karangan“ Nothing Achieving”.

Baca Juga  : The Police Gitaris Sting Masih Betah Bersama-sama

Mayoritas dari lagu lagu cetakan dini The Police biasanya masuk kalangan punk rock, tetapi Allmusic Guide menyangkal kalau“ Pengelompokan itu cuma betul apabila sebutan punk digunakan dalam konotasi yang sangat longgar. The Police memainkan nada pop/ rock dengan sedikit bonus reggae yang dimainkan semacam punk serta mempunyai antusias punk, tetapi bukan betul betul punk.”

Pada bulan Mei 1977, ex personil band bernama Gong, Mike Howlett mengajak Sting serta Andy Summers( ex gitaris band Eric Burdon and the Animals) buat mendirikan band bernama Strontium 90 dengan arti selaku cetak biru reuni Gong. Setelah itu Sting mengajak Stewart Copeland buat turut berperan di Strontium 90 selaku drumer. Band itu sukses menghasilkan sebagian jalan demo di Virtual Earth Studios, serta tampak buat konser reuni Gong di Paris, Francis pada 28 Mei 1977.

Mereka berempat juga kerap main di club club London dengan mengenakan julukan The Elevators. Setelah itu pada Juli 1977, Andy Summers sah berasosiasi bersama The Police. Keahlian gitar Henry Pandovi yang dapat dikatakan terbatas buatnya rendah diri berduet bersama Andy Summers, persisnya sehabis batalnya tahap rekaman dengan produser John Cale pada 10 Agustus 1977 Henry Pandovi menyudahi pergi dari band, serta menghasilkan Andy Summers satu satunya gitaris di The Police.

The Police serta The Clash merupakan 2 band kulit putih awal yang mengangkat jenis reggae serta sukses membuat hits hits dari lagu lagu yang dipengaruhi aksen reggae. Walaupun kala itu reggae

telah terkenal di Inggris, tetapi di Amerika belum banyak aksen reagge yang diketahui. Cuma sedikit lagu lagu reggae yang masuk ditangga lagu Amerika, kala itu mayoritas merupakan lagu kepunyaan mbah gimbal, Bob Marley.

Album awal mereka yang bertitle“ Outlandos d’ Amour” sukses diluncurkan dengan sulit lelah, tidak hanya permasalahan bayaran pula sebab mereka tidak mempunyai manager serta merek rekaman. Tetapi kakak tertua Stewart, Miles Copeland menolong mereka memperoleh merek rekaman sehabis mengikuti lagu“ Roxanne” kepunyaan adiknya. Serta kesimpulannya dengan“ Roxanne” serta dorongan si kakak, mereka sukses memperoleh merek rekaman bernama A7M Records. Dari anggaran julukan The Police mulai diketahui dengan cara besar di Britania Raya.

The Police juga banyak menemukan ajakan manggung di Amerika, dalah satunya permohonan buat main di CBGB, New York. Setelah itu mereka menempuh tour Amerika. Pada tour Amerika itu, mereka mengemudikan mobil van Ford Econoline yang mereka kendarai sendiri, serta sekalian buat bawa perlengkapan perlengkapan manggung mereka.

Album kedua mereka yang bertitle“ Reggatta de Blanc” diluncurkan pada Oktober 1979 diseluruh Eropa. Album itu sukses mendiami tangga lagu diinggris sepanjang sebagian minggu, serta single mereka yang bertajuk“ Message in a Bottle” serta” Walking on the Moon” sukses menaiki tangga no satu pada tangga lagu di Britania Raya. Lagu lagu pada lagu album ini pula sukses mencapai Grammy Award buat performa rock instrumental terbaik.

Mereka menempuh tour bumi pertamanya pada tahun 1980. Mereka pula main di Mexico City, Mesir, serta Bombay, negeri yang tidak sering jadi tuan rumah buat konser tim nada asing. Sedang ditahun yang serupa The Police mengeluarkan album ke 3 mereka yang bertajuk“ Zenyatta Mondatta”, serupa perihalnya dengan album album pendahulunya, album ini pula menciptakan single no satu di Inggris dengan lagu bertajuk“ Dont Stay So Close To Me”.

Kala The Police terletak dipuncak kesuksesanya. Sting mulai merabah bumi perfilman, film awal yang digarapnya merupakan fil“ Quadrophenia” yang ialah tipe dari film Opera Rock The World Health Organization. Berjalan dengan menaiknya kepopularitasan Sting, hubunganya dengan Stewart Copeland mulai memburuk.

Meski dalam ikatan yang kurang bagus, antagonisme kepribadian abdi, serta antagonisme keberhasilan menguntungkan dampingi personil, tetapi The Police sukses mengeluarkan album keempat mereka, ialah“ Ghost in the Machine” pada tahun 1981. Lagu lagu yang jadi hits serta sukses terletak di tangga no satu merupakan lagu bertajuk“ Antusiasme in the Material World”,“ Every Little Thing She Does Is Magic”, serta“ Invisible Sun”.

Setelah itu album kelima mereka sekalian album terakhir The Police diluncurkan pada tahun 1983 dengan kepala karangan“ Synchronicity”. Hits hits pada album ini antara lain“ Every Breath You Take”,“ Wrapped Around Your Finger”,“ King of Pain” serta“ Synchronicity II”. Album ini sukses memuncaki tangga di Britania Raya serta negri mamak Sam. Album ini pula sukses memenangkan apresiasi Grammy Award buat jenis album terbaik tetapi sukses digeser oleh album“ Thriller” kepunyaan Michael Jackson. Tetapi pada tahun 1984 single The Police yang bertajuk“ Every Breath You Take” menaklukkan single kepunyaan Michael Jackson yang bertajuk“ Billie Jean” buat jenis single terbaik diajang Grammy Award. Lagu“ Every Breath You Take” pula memenangi jenis American Film Award, serta pula mencapai 2 Ivor Novello Award dalam jenis nada terbaik serta buatan dengan performa terbaik.

Serampungnya tour bumi album“ Synchronicity” selesai pada Maret 1984, The Police bubar, setelah itu masing masing personil menggarap album solo mereka. Pada juni 1986 mereka terkumpul kembali dalam bagan menempuh 3 kali konser“ A Conspiracy of Hope Tour” buat Amnesty International. Pada 10 Maret 2003, The Police diabadikan di Rock and Roll Hall of Fame, serta pada kegiatan itu mereka mengantarkan hits hits manisnya, antara lain lagu“ Roxanne”,“ Message In a Bottle”, serta“ Every Breath You Take”.

Begitu ikhtisar mengenai The Police yang Dtrspot26 bisa merangkup. Mudah- mudahan berguna, harap kemaklumanya bila terdapat salah salah tutur, hingga bertemu pada peluang berikutnya. Dapat kasih.